Monday, June 3, 2013

Laporan Praktikum Kimia : LARUTAN ELEKTROLIT


PENDAHULUAN
Puji syukur kita panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena atas izin-Nya saya dapat menyusun makalah ini. Makalah ini disusun berdasarkan data dari hasil praktek. Selama praktek saya dapat lebih mengenal tentang salah satu dari berbagai macam materi yaitu tentang larutan elektrolit dan nonelektrolit. Larutan elektrolit ini adalah larutan yang dapat menghantarkan listrik. Sedangkan, larutan nonelektrolit adalah larutan yang tidak dapat menghantarkan listrik.
Semoga dengan tersusunnya makalah ini bisa bermanfaat bagi orang lain. Saya menyadari bahwa dalam pembuatan makalah ini masih sangat banyak kekurangaan oleh karena itu segala kritik dan saran sangat kami harapkan, Terima kasih.


LATAR BELAKANG
Dalam kimia, larutan adalah campuran homogeny yang terdiri dari dua atau lebih zat. Zat yang jumlahnya lebih sedikit didalam larutan disebut (zat) terlarut atau solut, sedangkan zat-zat lain dalam larutan disebut pelarut atau solven. Komposisi zat terlarut dan pelarut dalam larutan dinyatakan dalam konsentrasi larutan, sedangkan proses pencampuran zat terlarut dan pelarut membentuk larutan disebut pelarutan atau solvasi.
Contoh larutan yang umum dijumpai adalah padatan yang dilarutkan dalam cairan, seperti garam yang dilarutkan dalam air. Elektrolit adalah suatu zat yang larut atau terurai kedalam bentuk ion-ion dan selanjutnya larutan menjadi konduktor elektrik, ion-ion merupakan atom-atom bermuatan elektrik.

TINJAUAN PUSTAKA
Berdasarkan kemampuannya menghantarkan listrik, larutan dapat dibedakan sebagai larutan elektrolit dan larutan non-elektrolit. Larutan elektrolit mengandung zat elektrolit sehingga mampu menghantar listrik, sementara larutan non-elektrolit tidak dapat menghantarkan listrik.
  

ALAT DAN BAHAN:


v Gelas kimia
v Kabel
v Balon lampu
v 4 Buah baterai
v Elektroda
v Larutan garam
v Larutan detergen
v Larutan jeruk nipis
v Larutan belimbing
v Larutan buah jarak
v Larutan cuka
v Mizone
v Aquades
v HCl
 
CARA KERJA:
1)     Siapkan baterai, kabel, balon lampu kemudian buatlah rangkaiannya hingga balon lampu menyala.
2)     Potong salah satu kabel, baik kabel yang bermuatan positif atau negative kemudian bukalah karet pembungkusnya kira-kira 2 cm sehingga tembaganya kelihatan.
3)     Siapkan gelas kimia dan elektroda yang akan dipakai
4)     Masukkan larutan garam kedalam gelas kimia hingga 60 ml, lalu masukkan elektroda. Lihatlah apa yang terjadi pada lampu. Apakah lampu tersebut menyala dan elektroda menimbulkan gelembung gas atau sebaliknya.
5)     Setelah itu angkat elektroda dan cuci dengan air, lakukan lagi langkah 1-4 dengan menggunakan larutan yang lainnya.


HASIL PENGAMATAN

Larutan

Rumus
Kimia
Nyala
Lampu
Gelembung
Gas
Aquades
H2O
-
-
HCL
HCl
ü   
ü   
Jeruk nipis

-
ü   
Garam
NaCl
ü   
ü   
Belimbing

ü   
ü   
Cuka

-
ü   
Mizone

-
ü   
Buah jarak

-
ü   

Pertanyaan:
   1.      Larutan apa yang dapat menyalakan lampu dengan terang dan menimbulkan gelembung gas  ?
   2.      Larutan apa yang menyebabkan lampu menyala redup dan menimbulkan sedikit gelembung gas?
   3.      Larutan apa yang tidak dapat menyalakan lampu, tetapi menimbulkan sedikit gelembung gas ?
   4.      Larutan apa yang tidak dapat menyalakan lampu dan tidak menimbulkan gelembung gas ?
   5.      Kelompokkan larutan-larutan tersebut berdasarkan hasil pengamatan kedalam larutan elektrolit kuat, elektrolit lemah, dan elektrolit !
   6.      Kesimpulan apa yang diperoleh dari percobaan tersebut ?

Jawaban :

  1.      Larutan garam 
  2.      HCL dan Larutan belimbing
  3.      Larutan jeruk nipis, Larutan cuka, mizone, dan Larutan buah jarak
   4.      Larutan aquades
   5.       
Larutan
Elektrolit Kuat
Larutan
Elektrolit Lemah
Larutan
Nonelektrolit
HCl
Larutan jeruk nipis
Aquades
Larutan garam
Larutan cuka

Larutan belimbing
mizone


Larutan buah jarak


  6.      Dari percobaan tersebut, kita dapat mengetahui larutan apa saja yang jika dimasukkan elektroda dapat menyalakan lampu dengan terang, redup ataupun tidak menyala dan menimbulkan gelembung gas ataupun tidak sama sekali.

KESIMPULAN
Dari percobaan tersebut, kita dapat mengetahui larutan apa saja yang jika dimasukkan elektroda dapat menyalakan lampu dengan terang, redup ataupun tidak menyala dan menimbulkan gelembung gas ataupun tidak sama sekali. Sehingga kita dapat mengelompokkan larutan mana saja yang dapat digolongkan sebagai larutan elektrolit kuat, larutan elektrolit lemah, dan larutan nonelektrolit.
                                                      SARAN        
Melakukan percobaan ini sangatlah menyenangkan dan memberikan kita ilmu pengetahuan tentang identifikasi sifat larutan elektrolit dan nonelektrolit. Namun ketika melaksanakan percobaan ini, kita perlu berhati-hati dan selalu menjaga kebersihan agar percobaan ini dapat berjalan dengan lancar tanpa terjadi sesuatu yang tidak diinginkan.
Hendaknya kita mengetahui tidak hanya larutan yang hanya berbentuk air, diharapkan lebih spesifik beserta penggunaannya. Dalam setiap larutan atau cairan yang kita konsumsi pasti mengandung larutan elektrolit ataupun tidak, dan lebih baik mengkonsumsi larutan yang mengandung ion (elektrolit).