Wednesday, May 22, 2013

Rahasia Sakitnya Sengatan Matahari


    
Berjemur di bawah terik matahari pagi memang sehat buat tubuh.terkadang sampe ada yang rela berjemursampai kulitnya terbakar dan ketika kulit tersebut terbakar maka akan dibarengi dengan rasa sakit atau perih yang lumayan mengganggu. Para ilmuwan handal sempat menganalisis kulit yang terbakar dan akhirnya menimbulkan rasa sakit.

     Penelitian menemukan adanya sebuah molekul yang di beri nama CXCL5, level menjadimeinggi pada kulit yan kena sengatan teriknya matahari. Nah, molekul ini lah yang akhirnya mengontrol tingkat sensitivitas terhadap rasa sakit daricahaya matahari. Emang sih yang timbu angsangan rasa sakit. Namun, meski dapat menarik system kekebalan sel ke lokasi cedera, paling nggak molekul ii malah mendorong proses penyembuhan. Kononkatanya penelitian ini bisa mengidentifikasi untuk memahami lebih banyak soal rasa sakit pada kondisi radang. Misalnya radang sendi atau radag kantung kencing.

     Sebenarnya proses penelitian ini cukup baru. Kalau dulu penelitian semacam ini banyak menggunakan tikus, karena respon kekebalan tubuh terhadap cedera beda-beda tiap spesies. Namun, dengan adanya spesies semacam ini tingkat sensitive kulit terhadap sengatan mataari jadi mudah diketahui. Dengan begitu, nantinya aka n ada produk-produk  yang dapat  memproteksi kulit dari sengatan matahari yang kurang baik dan menimbulkan rasa sakit yang signifikan.