Friday, May 10, 2013

SEDIMENTASI, PELAPUKAN, DAN EROSI

SEDIMENTASI
Sedimentasi adalah proses pengendapan material batuan yang telahmengalami pelapukan dan tererosi oleh tenaga pengangkut(air,angin,gelombang laut, dan gletser) akan diangkut dan diendapkan disuatu tempat. Ada empat jenis sedimentasi : a.) Sedimentasi Fluvial Sedimentasi fluvial adalah pengendapan oleh air sungai. Daerah - daerah yang dapat dijumpai sebagai pengendapan fluvial adalah sungai meander, di daerah kali mati atau danau tapal kuda (oxbowlake), sungai manganyam (braided), dan delta.
            Sedimentasi MarineSedimentasi marine adalah pembentukanendapan oleh gelombang laut dan arussusur pantai, seperti pada tanggul pantai.Tanggul pantai adalah gundukan pasiryang memanjang seperti tanggul sebagaihasil pengendapan pasir yang dibawa olehgelombang laut, umumnya membujursejajar dengan garis pantai. Sumberdimensinya berasal dari daratan yang dibawa oleh air sungai atau hasil abrasipantai di tempat lain.
Sedimentasi aeolisSedimentasi Aeolis adalah proses pengendapanmateri-materi yang dibawa atau diangkutangin. Proses ini banyak terjadi di daratan.Sering juga disebut sedimentasi teresterial.Contoh dari sedimentasi ini adalah adanya SandDune di pantai-pantai.
Sedimentasi Marine Tombolo yang menghubungkan pulau karang dengan pulau utamanya .Sedimentasi Fluvial Delta nil & dataran alluvian fan di Pasifik
Sedimentasi AeolisSand Dunes, atau gumuk pasir yaitu gundukan pasir yang terjadi akibatsedimentasi oleh angin. Biasanya Sand Dunes banyak terdapat di gurundan pinggir pantai. Home






PELAPUKAN
Pelapukan adalah proses penghancuran atau pengelupasan batuansehingga berubah sifat fisis dan atau kimia batuan.Beberapa faktor yangmemicu terjadinya pelapukan batuan adalah struktur batuannya, iklim,tumbuh-tumbuhan, relief muka bumi dan aktivitas manusia.  Struktur batuan adalah segala sifat fisik ( warna, kekerasan belahan ) dan kimiawi batuan ( struktur dan komposisi unsur dan mineral pada batuan).  Iklim merupakan faktor lain yang sangatØ berperan dalam proses pelapukan. pada daerah yang beriklim panas dan lembab lebih kuat dalam melapukkan suatu batuan.
PelapukanTumbuh-tumbuhan dapat melapukkan batuan baik dengan akarnya ataudengan humus yang dihasilkannya. Secara garis besar, proses pelapukanbatuan dapat di bagi menjadi 3 macam, yaitu :  Pelapukan fisis/pelapukan mekanis/ disintegrasi Pelapukan fisis disebut juga pelapukan mekanis, karena proses berlangsungnya secar mekanis. Pada pelapukan ini batuan akan mengalami perubahan fisik baik bentuk maupun ukurannya.
PelapukanPelapukan fisis dapat di sebabkan oleh beberapa hal berikut : 1.) Perbedaan temperatur yang tinggi 2.) Pembekuan air di dalam celah batuan 3.) Sinar Matahari 4.) Pengkristalan air garam
Pelapukan• Pelapukan kimia ( dikomposisi )Pelapukan kimia adalah proses hancurnya batuan karena perubahanmineralnya. Pelaku utamanya adalah air hujan yang melarutkan gas CO2 dariatmosfer sehingga setibanya di permukaan bumi sudah merupakan asamkarbonat. Kekuatan asam ini bertambah apabila mendapat tambahan CO2 lebih banyak dari peruraian tanaman oleh bakteri. Proses air hujan yang bereaksi dengan batu gamping akan menyebabkan proses berubahnya dan berpindahnya komponen- komponen kimia suatu batuan atau mineral sebagai penyusun batuan.
PelapukanPelapukan kimia sering berkaitan dengan pelapukan fisik seperti padaproses eksfoliasi dan pelapukan membola. Eksfoliasi adalah pengelupasanbatuan menjadi bentuk lempeng lengkung, karena bagian luar batuanlapuk oleh hidrasi atau hidrolisi, kemudian rontok oleh tenaga mekanik.Sedangkan pelapukan membola adalah pelapukanyang disebabkan oleh batuan mengalami retak-retak,kemudian retakan itu terisi air. Air ini menyebabkanhidrasi atau hidrolis. Akibatnya terjadilah inti-intibatuan segar berbentuk membulat dikelilingi olehtanah hasil pelapukan.
PelapukanReaksi kimia ini di sebut karbonisasi atau pencucian (leaching). Dalamproses pelapukan batuan karbonat atau batu gamping dapat membentukmuka bumi konstruksional seperti stalaktit dan stalagmite di gua-gua.Adapun pelapukan kimia batu gamping yangmenjadikan bentuk muka bumi degradasiadalah gua, sungai bawah tanah, dolina danuvala. Secara umum, bentuk muka bumi yangmembentuk bentang lahan kars dapat di lihat didaerah Gunung Kidul, Yogyakarta.
PelapukanJenis pelapukan kimiawi terdiri dari dua macam, yaitu: a. Proses oksidasi Proses oksidasi terjadi karena mineral pada batuan bereaksi dengan oksigen di udara. b. Pelapukan hidrolisis Pelapukan hidrolisis terjadi ketika suatu mineral pada batuan menjadi lembab karena penambahan volume air mengalami pelapukan kimia.
Pelapukan OrganisPelapukan organis adalah pelapukan yang di sebabkan oleh aktivitasmakhluk hidup. Pelapukan organis dapat di bagi menjadi 2, yaitu: 1.) Pelapukan biomekanis Di sebabkan oleh kegiatan organisme seperti merambatnya akar tanaman 2.) Pelapukan biokimia Di sebabkan oleh asam humus yang terjadi dari bahan organik (tanaman) yang hancur karena bakteri dan terlarutkan oleh air.
Pelapukan biokimia disebabkan oleh Pelapukan biomekanis karena asam humus dari bahan organik akar tumbuhan (tanaman)home







EROSI
Erosi merupakan proses pengikisan materi penyusun permukaan bumi (batuan dan tanah ) dan dipindahkan dari suatu tempat ke tempat lainoleh suatu zat pengangkut alami yang bergerak di permukaan bumi. Zatpengangkut tersebut dapat berupa air, angin dan gletser. Macam-macamerosi, yaitu : 1.) Erosi air Erosi air adalah pengikisan materi penyusun permukaan bumi yang disebabkan oleh air. Daerah beriklim tropis umumnya memiliki curah hujan yang tinggi, sehingga air menjadi pelaku utama dalam proses erosi.
Erosi Air dibagi menjadi 3 (tiga) , yaitu : a.) Erosi percik Erosi percik atau splash erosion adalah erosi yang terjadi akibat percikan air hujan yang turun ke permukaan bumi dan memecahkan agregat tanah.b.) Erosi lembaranKetika air hujan menggenangi tanah yang relatif datar, erosi jugaterjadi oleh lembaran air yang mengangkut butiran tanah mengalir kedaerah yang lebih rendah.
Erosi alur dan erosi parit Jika aliran air di permukaan terkosentrasi, maka air tersebut akan mengikis tanah atau batuan sehingga membentuk alur-alur yang kecil, erosi ini di sebut erosi alur. Kemudian aliran air pada erosi alur cukup banyak dan lebih besar, maka erosinya akan berkembang menjadi erosi parit.2.) Erosi air lautMerupakan erosi yang disebabkan oleh air laut. Batuan yang terkenadeburan ombak laut dapat tererosi membentuk cliff, yaitu suatu morfologibertebing curam akibat kikisan ombak. Sedangkan batuan yang lunakseperti pasi di pantai dapat menjadi tipis membentuk dataran abrasi. Erosioleh air laut ini di sebut abrasi atau erosi marin.
Erosi anginDi daerah gunung, erosi terjadi oleh angin. Angin yang berhembus di gurunakan membawa butiran pasir, ketika angin dan pasir ini menerpa bongkahanbatuan, maka pasir tersebut akan mengikis bongkahan batuan. Bongkahanbatuan yang terkikis relatif di bagian bawahnya, sehingga akan membentukbatu jamur. 4.) Erosi gletser Gletser adalah massa es yang bergerak menuruni lereng dan biasanya hanya terjadi di daerah-daerah lintang tinggi dan puncak gunung yang tinggi seperti Himalaya, Pegunungan Alphina dan Gunung Jayawijayadi Papua.Erosi yang di akibatkan oleh gletser di sebut glasiasi. Endapannya di sebut moraine.