Saturday, January 11, 2014

MENGAMATI GELOMBANG STASIONER

Judul praktikum :
Mengamati Gelombang Stasioner


          Tinjauan pustaka :
Gelombang stasioner adalah gelombang yang merambat dengan amplitude berubah, yang terbentuk oleh hasil superposisi dua gelombang, yaitu gelombang datang dan gelombang pantul.
Pada gelombang stasioner, partikel yang dilalui oleh gelombang bergerak naik turun dengan amplitude berbeda disetiap titik. Ada titik yang bergerak dengan amplitudo maksimum dan adapula yang tidak bergerak sama sekali atau amplitudonya nol. Titik-titik yang amplitudo maksimum disebut titik perut (P) sedangkan titik yang memiliki amplitudo 0 disebut titik simpul (s).
Jarak antara dua titik perut yang berdekatan sama dengan jarak dua titik simpul yang berdekatan, yakni setengah kali panjang gelombang asalnya (sebelum bersuperposisi).
Secara sistematis dapat dituliskan sebagai berikut


Tujuan praktikum :
·        Menentukan panjang 1 gelombang dari pemgukuran 2 titik simpul pada gelombang stasioner.
·        Menentukan kecepatan rambat gelombang.
·        Menentukan tegangan tali pada gelombang


Manfaat praktikum :
Member pengetahuan terhadap siswa tentang hubungan antara panjang gelombang, frekuensi, cepat rambat gelombang, massa beban, dan tegangan tali pada gelombang stasioner.

          Alat dan Bahan :
·        Alat penggetar (vibrator)
·        Sumber tegangan
·        Seutas benang
·        Meja yang dilengkapi dengan katrol
·        Mistar/penggaris
·        Beberapa beban (20gr,30gr,40gr)


Cara kerja :

1.     Siapkan alat dan bahan, kemudian susun.
2.     Hidupkan alat penggetar sehingga gelombang pada kawat merambat dan penggetar katrol.
3.     Ketika gelombang sampai dikatrol, gelombang akan dipantulkan kembali kea lat penggetar sehingga akan terjadi interferensi antara gelombang datang dan gelombang pantul.
4.     Ukurlah dua simpul berurutan (s1,s2) jarak ini merupakan λ. Jarak λ . . . cm. Sehingga jarak 1λ=. . .cm=. . .m
5.     Jika digunakan sumber daya listrik dari PLN maka dianggap frekuensi sumber getaran 50Hz sehingga dengan rumus v=λ.f maka cepat rambat gelombang dalam tali adalah v=. . .m/s.
6.     Ulangi percobaan tersebut dengan menggunakan beban 20gram,30gram,dan 40gram.
7.     Masukkan data yang anda peroleh pada table berikut.

no
Massa beban
(kg)
Panjang 1 gelombang
(λ) (m)
Hitung
V=λ.f
V2
Tegangan
Tali (T)
1
10gram




2
20gram




3
30gram




4
40gram







8.     Buatlah grafik hubungan antara v2 (pada sumbu y) dan tegangan tali (T) pada sumbu x



Hasil praktikum
                                                       i.            Panjang 1 gelombang untuk beban 10gr = 2X jarak simpul 1 dan simpul 2 = 2x19cm=38cm= 38 X10-2m
                                                     ii.            Panjang 1 gelombang untuk beban 20gr = 2X jarak simpul 1 dan simpul 2 = 2x25cm=50cm= 5 X10-1m
                                                  iii.            Panjang 1 gelombang untuk beban 10gr = 2X jarak simpul 1 dan simpul 2 = 2x29,5cm=59cm= 59 X10-2m
                                                  iv.            Panjang 1 gelombang untuk beban 10gr = 2X jarak simpul 1 dan simpul 2 = 2x36,6cm=73cm= 73X10-2m















NO
Massa beban (kg)
Panjang 1 gelombang
(m)
Hitung
v=λ.f
V2
Tegangan tali
(T) = m.g
1
10gr=1X10-2kg
38cm = 38X10-2m
19 m/s
361
0,1
2
20gr=2X10-2 kg

50cm = 5 X10-1m
25m/s
625
0,2
3
30gr=3X10-2 kg
59cm = 59 X10-2m
29,5m/s
87
0,3
4
40gr=4X10-2kg
73cm = 73 X10-2m
36,5
1.332,3
0,4