Saturday, February 16, 2013

Menyimak

 Pengertian dan Batasan
Menyimak adalah suatu proses kegiatan mendengarkan lambing-lambang lisan dengan penuh perhatian, pemahaman, apresiasi, serta interpretasi untuk memperoleh informasi, menagkap isi, serta memahami makna komunikasi yang tidak disampaikan oleh si pembicara melalui ujaran atau bahasa liasan. Menyimak dan membaca berhubungan erat karena keduanya marupakan alat untuk menerima komunikasi. Perbedaannya terletak dalam hal jenis komunikasi : menyimak berhubungan  dengan komunikasi lisan sedangkan membaca berhubungan dengan komunikasi tulis.
2.       Tahap-tahap menyimak
Terdapat 9 tahap menyimak yang secara berurutan mulai dari yang tidak berketentuan sampai dengan yang amat bersungguh-sungguh, yaitu :
a)      Menyimak secara sadar yang bersifat berkala
b)      Selingan-selingan atau gangguan yang sering terjadi sebaik dia mendengarkan secara intensional
c)       Setengah mendengarkan sementara dia menuggu kesempatan untuk mengapresiasikan isi hatinya
d)      Penyerapan atau penangkapan pasif yang sesungguhnya
e)      Menyimak sekali-sekali
f)       Menyimak dengan tidak memberika reaksi terhadap pesan yang disampaikan pembicara
g)      Reaksi berkala terhadap pembicaraan dengan membuat komentar atau mengajukan pertanyaan
h)      Menyimak secara seksama dan sungguh-sungguh mengikuti jalan fikiran pembicara
i)        Menyimak secara aktif mendapatkan serta menemukan pikiran serta pendapat pembicara
3.       Jenis-jenis menyimak
a)      Menyimak ekstensif, yaitu kegiatan menyimak yang berhubungan dengan atau mengenai hal-hal yang lebih umum dan lebih bebas terhadap sesuatu bahasa.
b)      Menyimak Intensif, yaitu menyimak bahasa alamiah secara lebih bebas dan leboh umum serta tidak perlu dibawah bimbingan
c)       Menyimak social, yaitu menyimak yang berlangsung dalam situasi social tempat orang-orang mengobrol atau bercengkrama.
d)      Menyimak sekunder, yaitu kegiatan menyimak secara kebetulan
e)      Menyimak estetik, yaitu fase terakhira dari kegiatan menyimak secara kebetulan
f)       Menyimak kritis, yaitu kegiatan menyimak yang didalamnya sudah terlihat kurangnya keaslian ataupun kehadiran prasangka serta ketidakteliatian atas hal yang diamati
g)      Menyimak konsentratif
h)      Menyimak kreatif
i)        Menyimak penyelidikan, yaitu menyimak intensif dengan maksuda dan tujuan yang agak lebih sempit
j)        Menyimak introgatif, yaitu menyimak intensif yang menuntut lebih banyak konsentrasi
k)      Menyimak pasif, yaitu penyerapan suatu bahasa tanpa upaya sadar yang biasanya menandai upaya-upaya kita pada saat belajar
            l)        Menyimak selektif